Home » Uncategorized » IKS Pro Patria

IKS Pro Patria

M-Bida

Archives

Twitter Updates

free counters

Sejarah Singkat

Ikatan Keluarga Silat Pro Patria didirikan oleh Suhu V. Lie Kuang Hwa (akrab dipanggil Koh Hwa) pada bulan Oktober 1971 di Madiun, setelah sebelumnya melalui masa-masa perintisan. Kelahiran IKS Pro Patria sendiri sesungguhnya adalah sesuatu hal yang kebetulan saja, karena ilmu silat warisan keluarga yang dimiliki Koh Hwa sesungguhnya merupakan warisan yang dirahasiakan. Namun takdir berkata lain. Dalam suatu kejadian, Koh Hwa dengan sangat terpaksa harus menggunakan ilmunya untuk membela diri, sehingga ilmu warisan keluarga yang dilatihnya secara rahasia itu akhirnya terbuka dan diketahui masyarakat disekitarnya. Akibat kejadian tersebut, banyak kenalan yang kemudian meminta pelajaran secara privat yang tentu saja sulit untuk ditolak. Pelatihan secara privat ini dimulai sejak tahun 1963 hingga 1970, tanpa ada program berjenjang/tingkatan maupun atribut yang jelas, karena memang tidak bermaksud untuk mendirikan suatu perguruan.

Namun pada awal 1971, para warga yang masih setia mengikuti latihan berupaya mendesak Koh Hwa untuk mendirikan suatu perguruan yang resmi. Maka pada tanggal 28 Oktober 1971 di Madiun, didirikanlah “Ikatan Keluarga Kunthauw Pro Patria”. Pro Patria sendiri berarti “Untuk Tanah Air”. Istilah “Kunthauw” sendiri kemudian diubah menjadi “Silat” untuk ikut bergabung dalam IPSI pada tahun 1975 tanpa mengubah hakikat ilmunya.

Tingkatan dan Materi Latihan.

Seperti sudah disinggung diatas, ilmu silat yang diajarkan di IKS Pro Patria merupakan ilmu silat warisan keluarga/marga Lie, yang bersumber dari Shaolin.

Materi yang diajarkan saat ini adalah :

1.   Program Perintis I : Sabuk Putih, 6 bulan.
Materi : Hwa Jien (Jurus panjang), Toan Ta (jurus pendek) Tui Fa (jurus tendangan) Perintis 1 dan Hwa Jien Pro Patria

2.   Program Perintis II : Sabuk Kuning, 6 bulan.
Materi : Hwa Jien,Toan Ta dan Tui Fa Perintis 2 dan Panca Tunggal 1 (U Sien Jien/Wu Xing Chuan 1)

3.   Program Perintis III : Sabuk Hijau Muda, 6 bulan.
Materi : Hwa Jien, Toan Ta dan Tui Fa Perintis 3 dan Panca Tunggal 2

4.   Program Perintis IV : Sabuk Hijau Tua, 6 bulan
Materi : Hwa Jien, Toan Ta dan Tui Fa Perintis 4 dan Panca Tunggal 3.

5.   Program Pendekar Muda : Sabuk Biru.
Materi : Meng Hu Sia San Jien (Jurus Harimau Galak Turun Gunung)
Meng Hu Juk Tong Jien (Jurus Harimau Galak Keluar Sarang)
Jurus Pisau Tunggal dan berpasangan.
Meng Hu Twee Ta (Jurus harimau galak – berpasangan)
4 Naga tanah.

6.   Calon Pendekar : Sabuk Biru strip Coklat.
7.   Pendekar Muda : Sabuk Coklat.
8.   Pendekar : Sabuk Hitam.

Selain sabuk tersebut diatas, juga ada sabuk berwarna merah, yang dikenal sebagai sabuk warga. Sabuk ini digunakan bila ada acara diluar latihan rutin, seperti acara demo, long march, dll.

Materi perintis 1-4 merupakan materi pembaruan yang diciptakan pada tahun 1981, dirancang untuk menyingkat waktu latihan sehingga lebih sesuai dengan perubahan zaman dibandingkan materi sebelumnya yang mengikuti materi tradisional sehingga membutuhkan waktu lama, walaupun hasilnya cukup membanggakan.

Hwa Jien sendiri secara harfiah artinya adalah “tinju/jurus Hwa” karena memang rangkaiannya diciptakan oleh Guru Besar sendiri. Namun nama/sumber sesungguhnya dari jurus-jurus tersebut adalah Jurus 5 Hewan.

Selain materi tersebut diatas, juga diajarkan jurus Lou Han, Jang Jien (Chang Quan) tradisional (berbeda dengan Wushu), T’ai Chi Chuan, Bagua, Xing Yi, Baduanjin/Pa Twan Cing (8 helai sutra) dan lain-lain.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: